SANTI
(Scholarly Achievement Network Through Innovation)
(Jaringan Prestasi Akademik Melalui Inovasi)
SANTI
(Scholarly Achievement Network Through Innovation)
(Jaringan Prestasi Akademik Melalui Inovasi)
DEFINISI:
SANTI merupakan sebuah jejaring ilmiah inovatif yang berfungsi sebagai wadah kolaborasi
akademik, riset, dan publikasi digital lintas disiplin ilmu. Melalui SANTI, para dosen, peneliti, dan
mahasiswa dapat mengembangkan karya ilmiah, kebijakan, serta inovasi teknologi yang berdampak nyata bagi
masyarakat.
TUJUAN:
SANTI bertujuan untuk:
- Mendorong terciptanya ekosistem inovasi akademik digital di Indonesia dan dunia.
- Memfasilitasi publikasi ilmiah dalam bentuk Policy Brief, Policy Paper, dan Sertifikasi Pemeringkatan Internasional Berdasarkan Rentang Usia Penggunanya (IARC - International Age rating Coalition).
- Meningkatkan pengakuan karya dosen dan peneliti melalui sistem penilaian BKD SISTER.
- Menjadi jembatan antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam penerapan hasil riset yang berdampak sosial.
(Hanya untuk Dosen di Indonesia):
- SANTI memfasilitasi capaian internasional melalui publikasi aplikasi di PlayStore yang disertai dengan International Policy Brief/International Policy Paper. Setiap publikasi melalui SANTI nantinya juga akan memperoleh Sertifikasi Pemeringkatan Internasional Berdasarkan Rentang Usia Penggunanya dengan nama IARC (International Age rating Coalition) yang diakui secara global, memperkuat jejaring akademik internasional.
- Setiap International Policy Brief/International Policy Paper dan Sertifikasi Pemeringkatan Internasional Berdasarkan Rentang Usia Penggunanya dengan nama IARC (International Age rating Coalition) maksimal diperuntukkan bagi dua orang peneliti, mendorong kolaborasi akademik lintas disiplin.
- Karya inovasi digital melalui SANTI berkontribusi pada pengembangan ekosistem inovasi akademik digital Indonesia di kancah internasional.
-
Penilaian poin penelitian diatas mengacu pada (unsur/sub-unsur)
Pelaksanaan Penelitian yang tertera pada:
-
POIN Nomor: C. 8.1 (Kertas Kebijakan: Policy Brief/Policy Paper) dengan poin penilaian
5 SKS.
Info selengkapnya bisa dilihat pada berkas resmi Salinan PO BKD SISTER Halaman 35. -
POIN Nomor: C. 9.1 (Membuat Rancangan Teknologi) dengan poin penilaian
5 SKS per karya.
Info selengkapnya bisa dilihat pada berkas resmi Salinan PO BKD SISTER Halaman 36.
-
POIN Nomor: C. 8.1 (Kertas Kebijakan: Policy Brief/Policy Paper) dengan poin penilaian
5 SKS.
- Total akumulasi poin BKD yang dapat dicapai adalah 10 SKS per karya inovasi teknologi.
- Melalui SANTI, karya dosen Indonesia mendapatkan pengakuan global sekaligus kontribusi nyata bagi pemecahan masalah masyarakat.
Abdul Kadir Bagis, M.Pd
Dosen Bahasa Inggris dan Teknologi
CEO Developer Lombok IT
Abdul Kadir Bagis, M.Pd merupakan pendiri sekaligus CEO Developer Lombok IT — pengembang sistem digital yang sudah teritegrasi keberbagai sistem/koding lainnya berbasis kecerdasan buatan yang dikenal dengan nama SQAI (Squirrel Artificial Intelligence). Di bawah kepemimpinannya, berbagai aplikasi akademik dan riset digital dikembangkan untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan, terutama dalam bidang inovasi, publikasi ilmiah, dan transformasi teknologi pembelajaran.
Melalui inisiatif SANTI (Scholarly Achievement Network Through Innovation), beliau berkomitmen menciptakan ekosistem kolaboratif bagi dosen dan peneliti Indonesia untuk memperoleh pengakuan internasional atas karya digital mereka — termasuk International Policy Brief/International Policy Paper, dan Sertifikasi Pemeringkatan Internasional Berdasarkan Rentang Usia Penggunanya (IARC - International Age rating Coalition). Visi ini menjadi bagian dari upaya besar Developer Lombok IT dalam menjadikan inovasi akademik Indonesia diakui secara global.
Aplikasi ini dilisensikan dengan ketentuan khusus. Hak cipta kode program dipegang oleh Developer Lombok IT yang diberi nama SQAI (Squirrel Artificial Intelligence) — sistem koding yang dikembangkan langsung oleh CEO Developer Lombok IT (Abdul Kadir Bagis, M.Pd) untuk mendukung otomatisasi, interaktivitas, dan penyajian konten akademik/non-akademik berbasis digital.